Beranda / Pendidikan / Wali Kota Pematangsiantar Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Syaiful Rizal Buka Seminar P4GN untuk Pelajar SMP

Wali Kota Pematangsiantar Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Syaiful Rizal Buka Seminar P4GN untuk Pelajar SMP

Pematangsiantar, 11 September 2026– Pesan tegas untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba menggema di Kota Pematangsiantar. Pemerintah Kota Pematangsiantar menunjukkan komitmennya memperkuat pencegahan narkotika di kalangan pelajar melalui Seminar Edukasi, Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar KONGRES PEMBERANTASAN KORUPSI MANIPULATIF RAKYAT INDONESIA (KPKM-RI), Jumat (11/9/2026), di Hotel Grand Palm Pematangsiantar.

Seminar yang mengusung tema “Selamatkan Generasi, Putus Mata Rantai Narkoba, Wujudkan Pelajar SMP Kota Pematangsiantar Bersih Narkoba” tersebut diikuti 163 siswa/i SMP se-Kota Pematangsiantar, didampingi 30 guru pembimbing.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wali Kota Pematangsiantar yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Syaiful Rizal, S.STP.

Pembukaan oleh perwakilan Wali Kota menjadi penegasan bahwa persoalan narkoba di kalangan generasi muda tidak dapat dipandang sebelah mata. Pencegahan harus dibangun sejak lingkungan pendidikan dengan memperkuat pengetahuan, karakter dan keberanian pelajar untuk menolak narkoba.

Syaiful Rizal: Jangan Pertaruhkan Masa Depan dengan Narkoba

Dalam sambutannya, Syaiful Rizal menyampaikan apresiasi kepada KPKM-RI yang telah menghadirkan kegiatan edukasi P4GN secara langsung kepada pelajar SMP.

Ia mengajak para siswa menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa mereka pada penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, pelajar merupakan bagian penting dari masa depan Kota Pematangsiantar sehingga harus mendapatkan perlindungan dan pembinaan yang kuat.

Masa depan pelajar tidak boleh digadaikan kepada narkoba.

Hunter D. Samosir: Pelajar Harus Berani Mengatakan Tidak

Ketua Umum KPKM-RI, Hunter D. Samosir, menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan keberanian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Sekolah harus menjadi tempat yang aman, guru menjadi pembimbing, orang tua menjadi pelindung dan masyarakat ikut menjaga lingkungan. Sementara pemerintah dan aparat penegak hukum harus terus memperkuat langkah pencegahan serta penegakan hukum.

Di hadapan para pelajar, Hunter menyampaikan pesan sederhana namun keras:

“Jangan pernah mencoba narkoba. Masa depan kalian jauh lebih berharga.”

123 Kasus Narkotika Jadi Peringatan Serius

Peringatan mengenai bahaya narkoba juga disampaikan unsur kepolisian.

Ganda Sinaga, S.H., KBO Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, yang mewakili AKP Irwanta Sembiring, S.H., M.H., Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar, menyampaikan materi mengenai pencegahan dan penindakan penyalahgunaan narkotika.

Dalam pemaparannya disebutkan terdapat 123 kasus narkotika sepanjang 2026 yang ditangani, dengan sekitar 76 persen berkaitan dengan sabu.

Data tersebut menjadi gambaran bahwa ancaman narkotika masih nyata dan membutuhkan kewaspadaan bersama, khususnya dalam melindungi generasi usia sekolah.

Para siswa juga diajak membangun pergaulan positif serta berani menyampaikan informasi kepada pihak yang tepat apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika.

Kejaksaan Ingatkan Konsekuensi Hukum

Perwakilan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Mariana Marta Herawati Silaen, S.H., M.H., memberikan edukasi mengenai aspek hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum serta mekanisme diversi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pesan hukum tersebut menjadi bagian penting agar pelajar memahami bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya membawa risiko kesehatan, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

Dinas Kesehatan Bongkar Dampak Narkoba

Dari sisi kesehatan, Sri Puji Wahyuni, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, menjelaskan berbagai dampak narkotika terhadap tubuh.

Penyalahgunaan narkotika dapat mengganggu fungsi otak, jantung, ginjal, mata, hormon dan berbagai organ tubuh lainnya.

Edukasi tersebut diharapkan membuat pelajar memahami bahwa keputusan untuk mencoba narkoba dapat membawa dampak panjang terhadap kesehatan dan masa depan mereka.

20 Siswa Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif

Tidak berhenti pada penyampaian materi, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tes urine terhadap 20 siswa.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta yang menjalani tes urine dinyatakan negatif.

Tes tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian edukasi dan penguatan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Pelajar Turun ke Jalan, Serukan Perlawanan terhadap Narkoba

Semangat melawan narkoba kemudian dibawa keluar dari ruang seminar.

Para siswa bersama guru pembimbing mengikuti kampanye anti narkoba, bergerak dari Jalan Vandelpat menuju Gedung DPRD Kota Pematangsiantar, kemudian kembali ke Hotel Grand Palm.

Dengan membawa pesan anti narkoba, para pelajar menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar penerima edukasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan menyelamatkan generasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba.

Turut hadir Ketua MKKS SMP Kota Pematangsiantar Linda R. Simare-mare, jajaran pengurus MKKS, kepala sekolah dan guru pembimbing.

Pesan Pematangsiantar untuk Indonesia

Seminar P4GN KPKM-RI tersebut pada akhirnya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Pertemuan pelajar dengan pemerintah, APH, BNN dan unsur kesehatan menjadi momentum untuk memperkuat satu gerakan bersama.

Narkoba harus dicegah sebelum merusak. Pelajar harus dilindungi sebelum menjadi korban. Dan generasi muda harus diperkuat sebelum masa depannya dirampas.

Dari Pematangsiantar, pesan itu kembali ditegaskan:

TEGAKKAN HUKUM. LINDUNGI GENERASI.

PUTUS MATA RANTAI NARKOBA.

SELAMATKAN ANAK BANGSA.

Redaksi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *