Beranda / Sosial / Dampak Surat Evaluasi KPKM-RI ke Wali Kota Mulai Terlihat, Hunter D. Samosir Apresiasi Satpol PP Pematangsiantar Perkuat Patroli Humanis dan Penegakan Perda

Dampak Surat Evaluasi KPKM-RI ke Wali Kota Mulai Terlihat, Hunter D. Samosir Apresiasi Satpol PP Pematangsiantar Perkuat Patroli Humanis dan Penegakan Perda

Pematangsiantar, 4 Juli 2026— Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM-RI) memberikan apresiasi terhadap langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pematangsiantar dibawah Kepemimpinan Hasudungan Hutajulu S.H yang terus mengintensifkan patroli rutin guna menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di berbagai titik strategis Kota Pematangsiantar.

Ketua Umum KPKM-RI, Hunter D. Samosir, menilai patroli yang dilakukan secara terjadwal mulai pagi, siang, hingga malam hari menunjukkan adanya keseriusan Satpol PP dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan Peraturan Daerah (Perda) secara maksimal.

“Kami melihat patroli dilakukan secara aktif dengan jam operasional yang jelas, mulai pagi pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, siang pukul 13.00 sampai 17.00 WIB, hingga patroli malam pukul 21.00 sampai 24.00 WIB. Ini menunjukkan adanya peningkatan pengawasan yang lebih serius dan terukur,” ujar Hunter D. Samosir, Jumat (03/07/2026).

Menurut Hunter, langkah tersebut menjadi sinyal positif pasca KPKM-RI sebelumnya melayangkan surat resmi kepada Wali Kota Pematangsiantar terkait evaluasi kinerja Satpol PP dan Dinas Perhubungan sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam penegakan Perda serta pengawasan ketertiban umum.

“Kami tentu mengapresiasi ketika kritik dan evaluasi yang disampaikan mendapat respons positif melalui kerja nyata di lapangan. Kehadiran Satpol PP secara rutin di sejumlah titik strategis memberikan rasa aman sekaligus memperlihatkan bahwa fungsi pengawasan mulai berjalan lebih maksimal,” tegasnya.

Hunter menilai patroli yang dilakukan di kawasan publik seperti Lapangan Merdeka, Lapangan Adam Malik, Balai Kota, Jalan Kapten MH Sitorus, Pasar Horas, Pasar Dwikora, Tugu Sang Naualuh, hingga kawasan fasilitas umum lainnya merupakan langkah penting dalam menjaga wajah Kota Pematangsiantar agar tetap tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan personel Satpol PP melalui edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, serta kepatuhan terhadap aturan daerah.

Penegakan aturan yang dibarengi pendekatan persuasif dan humanis tentu akan lebih efektif. Masyarakat tidak hanya merasa diawasi, tetapi juga merasa dilindungi dan diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga ketertiban bersama,” katanya.

KPKM-RI berharap patroli rutin tersebut dapat terus dilakukan secara konsisten dan tidak hanya bersifat sementara. Menurut Hunter, kesinambungan pengawasan menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas ketertiban umum di tengah masyarakat.

Selain itu, KPKM-RI juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung langkah Satpol PP dengan menjaga ketertiban lingkungan, menaati aturan yang berlaku, serta aktif melaporkan apabila ditemukan potensi pelanggaran Perda maupun gangguan ketenteraman masyarakat.

“Ketertiban kota adalah tanggung jawab bersama. Ketika pemerintah hadir melalui patroli aktif dan masyarakat ikut mendukung, maka Kota Pematangsiantar akan menjadi kota yang lebih aman, tertata, dan nyaman untuk seluruh masyarakat,” tutup Hunter D. Samosir.

Redaksi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *