SIMALUNGUN – Pelayanan prima yang ditunjukkan jajaran Polsek Girsang Sipangan Bolon, Polres Simalungun, menuai pujian dunia internasional. Joas Mardiono dan istrinya, Anjelin, wisatawan asal Belanda, menyampaikan apresiasi mendalam setelah pihak kepolisian berhasil mengembalikan tas mereka yang tertinggal di taksi dalam kondisi utuh, Rabu (22/4/2026).
Tas tersebut berisi dokumen yang sangat vital bagi warga negara asing, yakni paspor, tablet, serta dokumen perjalanan lainnya. Kehilangan ini sempat memicu kepanikan bagi pasangan tersebut sebelum akhirnya ditangani secara profesional oleh pihak kepolisian.
Dedikasi Tanpa Batas
Mendapat laporan kehilangan, dua personel sigap Polsek Girsang Sipangan Bolon, Aipda A. Pasaribu dan Aipda M. Samosir, langsung melakukan pelacakan. Meskipun sempat terkendala nomor telepon pengemudi yang tidak aktif, petugas tidak menyerah dan terus melakukan koordinasi hingga berhasil mengamankan tas tersebut pada dini hari pukul 03.00 WIB.
Polri yang Humanis dan Berintegritas
”Saya merasa sangat senang dan berterima kasih kepada polisi Girsang Sipangan Bolon. Semoga Polri selalu menjadi pelindung masyarakat yang dipercaya,” ungkap Joas Mardiono penuh haru saat menerima kembali barang miliknya.
Kapolres Simalungun melalui Kasi Humas AKP Verry Purba menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Simalungun dalam menghadirkan rasa aman, terutama di kawasan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.
“Ucapan terima kasih dari turis mancanegara ini adalah penghargaan tertinggi bagi kami. Ini membuktikan bahwa Polri mampu memberikan pelayanan yang humanis dan profesional kepada siapa pun,” tegas AKP Verry Purba.
KETERANGAN FOTO:
Joas Mardiono dan Anjelin (tengah) berpose bersama personel Polsek Girsang Sipangan Bolon usai penyerahan tas dan paspor yang sempat tertinggal di taksi. Kejadian ini menjadi bukti integritas Polri dalam melayani wisatawan di kawasan Danau Toba, Rabu (22/4/2026).
Kontak Media:
Humas Polres Simalungun
Polda Sumatera Utara









