Beranda / Pendidikan / Hari Anak Nasional, Frits Ueki Prapanca Damanik Ajak Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Hari Anak Nasional, Frits Ueki Prapanca Damanik Ajak Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Simalungun, 23 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Frits Ueki Prapanca Damanik, mengajak seluruh satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan sekolah yang ramah anak sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Menurut Frits Ueki Prapanca Damanik, Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam memenuhi hak-hak anak, termasuk hak memperoleh pendidikan yang bermutu, lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), diskriminasi, maupun tindakan yang dapat menghambat tumbuh kembang anak.

“Anak adalah amanah sekaligus aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak untuk belajar, berkreasi, serta mengembangkan karakter dan potensi terbaiknya. Melalui Hari Anak Nasional ini, mari kita wujudkan sekolah yang benar-benar ramah anak di seluruh Kabupaten Simalungun,” ujar Frits Ueki Prapanca Damanik.

Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan karakter peserta didik, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, pengembangan budaya literasi dan numerasi, serta terciptanya lingkungan belajar yang menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

Selain itu, Ueki mengajak para orang tua untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah agar pendidikan karakter anak dapat berjalan secara selaras antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terbentuknya generasi yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Keberhasilan pembangunan pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan kasih sayang, perlindungan, dan pendidikan yang berkualitas, kita sedang mempersiapkan generasi penerus yang akan membawa Kabupaten Simalungun dan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pendidikan yang berorientasi pada pemenuhan hak anak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk memperkuat budaya sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, bermain, berpendapat, dan mengembangkan potensinya dalam lingkungan yang memberikan rasa aman, penghormatan, dan kasih sayang.

Selamat Hari Anak Nasional 2026. Mari Sayangi Anak, Lindungi Anak, dan Bersama Wujudkan Sekolah Ramah Anak demi Masa Depan Kabupaten Simalungun yang lebih maju dan Indonesia yang semakin kuat.”

Redaksi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *